Catatan Si-iPul Yang Ganteng

Katakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah…
Subscribe

Archive for the ‘handphone’

Pembatasan Wilayah Rugikan Diler Pelaku Bisnis Pulsa Elektrik di Malang Raya

August 13, 2008 By: siipul Category: AXIS, Arjuna-Host-To-Host, Bisnis Link, Blogger, Blogroll, CDMA, Indosat, JPG Grup, esia, handphone, host-to-host, hosting, kartu as No Comments →

[Cuplikan dari koran RADAR MALANG ( JAWA POS GROUP)]
[ Jum’at, 08 Agustus 2008 ]
Pembatasan Wilayah Rugikan Diler
Pelaku Bisnis Pulsa Elektrik di Malang Raya

MALANG - Pelaku bisnis pulsa elektrik produk dua operator seluler besar Telkomsel dan XL kini tak bisa meraup keuntungan besar. Ini karena kebijakan dua operator seluler besar tersebut yang membatasi wilayah penjualan pulsa elektrik.

Telkomsel menerapkan kebijakan outer, dan XL dengan kebijakan wilayah. Inti kedua kebijakan itu sama, yakni pembatasan penjualan pulsa, terutama ke luar wilayah di tingkatan diler.
“Wah, keuntungannya sudah tidak menjanjikan lagi, tidak seperti dulu. Sejak diterapkan penurunannya sampai 70 persen. Angka seperti itu sangat berpengaruh sekali,” ungkap Ahmad Hadi, salah satu diler operator Telkomsel.

Dia mengatakan, kebijakan outer membuat diler tidak bisa lagi leluasa “membuang” barang ke luar. Padahal, rata-rata para diler memiliki jaringan pasar di luar Jawa. Terlebih, para diler pulsa di luar Jawa ini justru sangat menjanjikan. “Bagi kami kebijakan tersebut, jelas sangat merugikan dari segi bisnis,” ungkapnya.

Omzet penjualan turun drastis. Jika dulunya, dia bisa melayani pasar seperti Lampung bahkan sampai ke Papua. Namun, sekarang barang tersebut hanya bisa dijual di wilayah Jatim saja.
Padahal, daya serap pasar luar Jawa jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pasar di wilayahnya.

Mekanisme penjualan pulsa, kata Ahmad, dari operator kemudian ke diler, sub diler, outlet, baru sampai ke user. “Kami khawatir juga, kebijakan ini akan menimbulkan pelaku nakal. Pemodal besar khususnya, mereka bisa saja membeli sebanyak mungkin, tapi tidak langsung dilepas ke pasar. Dengan begitu, bukan tidak mungkin harga barang (pulsa akan melonjak),” ujarnya.

Pembatasan penjualan pulsa elektrik, tambah diler operator XL Andika, malah lebih sempit lagi. Operator menerapkan pembatasan wilayah. Di Malang misalnya, terbagi tiga wilayah, yakni A,
B, dan C. Setiap diler wilayah hanya diperbolehkan memenuhi kebutuhan wilayahnya saja. Di luar wilayah tidak bisa.

“Penerapan kebijakan ini yang paling merasakan adalah diler yang memiliki pasar di luar Jawa. Kalau seperti saya ini tak begitu terasa, karena saya hanya mengembangkan pasar wilayah saja,”
ujarnya.

Chandra, salah satu diler Telkomsel mengatakan daya beli para pelaku bisnis luar Jawa mendapatkan pulsa elektrik ke Jawa diakui tinggi. Sebab, harga kulakan jauh lebih miring dibanding mendapat barang di wilayah sendiri. Pulsa senilai Rp 100 ribu di tingkat diler Jawa dijual seharga Rp 93 ribu, tapi bisa dijual ke sub diler sampai Rp 97 ribu. Padahal, maksimal harga ke sub diler di Jawa maksimal Rp 95 ribu. (hap/lia)

Susahnya Isi Ulang Telkomsel di Luar Jawa Timur

July 09, 2008 By: siipul Category: AXIS, Arjuna-Host-To-Host, Bisnis Link, Blogger, Blogroll, CDMA, Dompet XL, Indosat, JPG Grup, SEV, Server Pulsa, Software, Software pulsa, StarOne, dompul, esia, handphone, host-to-host, hosting, kartu as, klik bca, m-Tronik, simpati, sms gateway, telkomsel, voucher fisik 1 Comment →

Jakarta - Tanggal 1-4 Juli saya berlibur di Jawa Tengah dengah singgahi beberapa kota. Saya sangat kecewa dengan pemberlakuan isi ulang  per regioanal yang dilakukan oleh Telkomsel.

 

Saya tidak bisa membeli voucher isi ulang elektrik di saat saya membutuhkan. Konter-konter di Jawa Tengah tidak ada yang mau menerima karena nomor saya berasal dari Jawa Timur. Mereka takut di-suspend oleh Telkomsel alias M-Kios. Mereka nanti diblokir padahal saat itu saya sangat membutuhkan untuk komunikasi dengan relasi saya.

 

Bagaimana ini Telkomsel. Anda membuat kebijaksaan yang merugikan konsumen. Membuat kebijaksaan yang menguntungkan jangan kedua sisi yang dirugikan, penjual dan konsumen.

 

Saya memilih GSM untuk dipakai ke luar kota. Saya sebagai konsumen merasa dibatasi penggunaan komunikasi saya. Apa gunanya signal sampai di pelosok-pelosok kalau isi ulang saja susah.

 

Kalau caranya begini so pasti Telkomsel akan ditinggal sama pelanggannya. Ingat, kompetitor semakin banyak. Jangan sombong Telkomsel.

 

Per tanggal 5 saya dan teman-teman saya sudah ganti pakai provider lain dan nomor Telkomsel kami sudah kami buang biar pun sudah kami pakai selama 3 tahun. Saya mohon tanggapannya dari Telkomsel.

 

Sumber : http://suarapembaca.detik.com

SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU RIDWAN…

July 07, 2008 By: siipul Category: AXIS, Arjuna-Host-To-Host, Bisnis Link, Blogger, Blogroll, CDMA, Dompet XL, Indosat, JPG Grup, MKIOS, SEV, Server Pulsa, Si-iPul, Software, Software pulsa, StarOne, bank, bca, domain, dompul, esia, handphone, host-to-host, hosting, kartu as, klik bca, m-Tronik, modem, pln, simpati, sms gateway, telkomsel, voucher fisik 6 Comments →

Pernikahan adalah perjanjian antara dua insan yang mencinta tetapi juga perjanjian dengan ALLAH SWT,

Mengayuh biduk pernikahan tidaklah mudah,

Tetapi dengan ketulusan hati karena Allah SWT,

Pernikahan akan menjadi sangat indah dan segala kesulitan menjadi kemudahan,

cinta itu tidak akan pernah berakhir walaupun sampai ajal memisahkan,

kebahagiaan itu ada didalam pernikahan…

kebahagiaan dunia dan akhirat

 

 

Selamat Menempuh Hidup Baru Sahabat…

Semoga Engkau Mendapatkan Kebahagiaan Dunia dan Akhirat Bersama Keluarga Barumu..

Siemens C55 Refurbis/Rekondisi + Kabel Data untuk server Pulsa Elektrik

May 22, 2008 By: siipul Category: Arjuna-Host-To-Host, Bisnis Link, Blogger, Blogroll, CDMA, Dompet XL, Indosat, JPG Grup, Kategori, MKIOS, SEV, Server Pulsa, Si-iPul, Software, Software pulsa, StarOne, bank, bca, domain, dompul, esia, handphone, host-to-host, hosting, kartu as, klik bca, m-Tronik, modem, simpati, sms gateway, telkomsel, voucher fisik 6 Comments →


Kelengkapan pembelian :
Handset
Batere
Charger
Kotak
Manual
Harga Rp. 360.000

Kabel data Bluetech untuk handphone siemens
USB dan serial
Charging
Tanpa garansi

Harga : Rp. 40.000

Partai Besar silahkan hubungi kami langsung..

ESIA bukan bikin Mitranya Untung malah BUNTUNG..

March 22, 2008 By: siipul Category: esia, handphone 8 Comments →

ESIA bukan bikin Mitranya Untung malah BUNTUNG..

DISURUH BELI HP Harga Rp. 350Rb…
Nggak Laku-Laku..!!

DIbantai sama ESIA SENDIRI..!! Rp. 249Rb

Kalo ada orang ESIA.. saya minta dibalikin neh HP Colornya..

Untuk ISI ESIA Saya udah Tutup Boss..!

TEKOR.. Terusss…

Aduuuuhhh…. !?

Jangan Gilaaaa Dong…!!!


Pengguna Seluler 5 Besar Pengaduan Konsumen ke YLKI

February 28, 2008 By: siipul Category: handphone, m-Tronik, telkomsel No Comments →

Pengguna Seluler 5 Besar Pengaduan Konsumen ke YLKI

JAKARTA,KAMIS -
Pengaduan masyarakat pengguna seluler selalu berada di 5 besar pengaduan konsumen yang selama ini diterima oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) . Demikian disampaikan pengurus harian YLKI Indah Suksmaningsih di Jakarta, Kamis (28/2).

“Pengaduan didominasi oleh permasalahan dengan layanan petugas, tagihan serta SMS premium,” sebut Indah. Namun diakuinya tidak ada pengaduan yang spesifik berkaitan dengan tarif.

Hal ini, lanjutnya, karenaketidakpahaman konsumen mengenai produk/jasa, teknologi ataupun pilihan yang tersedia termasuk dalam hal ini struktur tarif yang masih sulit dikontrol oleh konsumen.

“Begitu kita sudah mengetahui cara menghitungya, operator sudah mengganti lagi cara penghitungan tarifnya,” ujar mantan Ketua YLKI ini. Menurutnya, meski saat ini operator semakin banyak, pengaduan ternyata tetap tidak berkurang. Hal ini, sebut Inda, karena operator lebih banyak mempelajari  apa yang dilakukan oleh kompetitor, namun tidak melihat ke internal perusahaan bagaimana si operator mempelajari konsumennya.

Dikatakannya, kalaupun ada forum yang memfasilitasi konsumen untuk menyampaikan keluhannya, operator hanya memberikan hadiah-hadiah, namun tidak menyelesaikan akar permasalahan bagi semua konsumen. “Jadi hanya membuat individu senang saja, tidak menyelesaikan masalah seluruh
pelanggan,” sebutnya.

Indah menyoroti perang tarif antar operator yang terjadi seperti sekarang ini, serta promosinya yang cenderung menonjolkan kelebihan tertentu saja, namun “kondisi tertentu” seringkali tersembunyi atau sengaja dibuat tidak jelas.

“Lebih mengutamakan perang tarif daripada pelayanan kepada pelanggan setia atau fasilitas yang dimiliki, yang pada akhirnya memaksa konsumen untuk berhitung,” ungkapnya. Indah mencontohkan, keberadaan kartu prabayar dengan biaya awal rendah dan berbagai promosinya cenderung tidak menjadikan konsumen bijak dan menghargai, tapi justru menjadi korban penipuan.

“Iklannya benar-benar tricky,” tambahnya. Hal ini, sebutnya menjadikan konsumen sulit mengklaim apakah tarif mahal atau murah karena keterbatasan pemahaman cara penghitungannya.

Padahal, menurut Indah, konsumen merupakan mekanisme feedback bagi operator, yakni sebagai definer atau penentu layanan yang diinginkan dan tidak diinginkan, sebagai informan, serta sebagai evaluator yang dapat membandingkan layanan mana yang lebih baik.(EDJ)

Sumber : http://kompas.com