Telkomsel… Oh… Telkomsel..
Masalah Sekarang yg bikin kita agak pusing dan memusingkan adalah masalah Telkomsel dan konsorsium Dealer tentang Harga MKIOS dan masalah ancaman untuk mengurangi alokasi sampai dengan 40% bilamana ada Dealer melakukan Lintas Region lebih dari 15%.
Kita sudah bincang-bincang dengan beberapa temen , maksudnya supaya kita bisa saling sharing masalah yang satu ini. (Penting!!)
Menurut pandangan saya terhadap beberapa masalah Telkomsel adalah sbb :
- Telkomsel tidak mengetahui betul akar permasalahan Lintas Region dimana Lintas Region adalah sesuatu yang sudah wajar dan sebetulnya sangat menguntungkan pihak Telkomsel.
- Hitung aja sendiri berapa DownLine yang akan mati suri akibat pembatasan ini. Mana Solusinya….? (Konsumen bakal kabur kali yah..)
- Telkomsel seharusnya lebih memperhatikan pertumbuhan Real Sub Scriber dari pada membatasi Quota.
- Konsorsium Harga dan pembatasan Lintas Region adalah bentuk lain dari pada kejahatan Monopoli Dagang terselubung, pembuktiannya gampang –> Lihat aja harga akan melambung, dan konsumen tentu saja sangat dirugikan. Disisi lain kita sebagai ujung tombak juga terkena dampaknya mirip seperti yang XL lakukan kepada kita.
- Program Aktivasi Perdana ROC, Harga perdana Simpati dan AS tidak bisa Naik, malah cenderung turun terus…..
- Chip Mkios harus aktif dengan reload sendiri, seakan-akan atau setidaknya pedagang juga dipaksa Komsumtif. (Arogansi aji mumpung sebagai Market Leader nih….)
- Jalur untuk Lintas Region adalah PC OnLine dan mesin B2B (Autoreffil) yang kita miliki dengan deposit yang aduhai (maksudnya tidak seimbang dengan jumlah Saldo) tidak diperhatikan lagi sama Dealer/Telkomsel sehingga ada kesan pilih kasih. (Telkomsel juga ternyata selingkuh ya…!!). Pertanyaannya Mampu nggak yah Telkomsel berbuat Adil.? Dari dulu stok B2B tidak pernah benerrrr, dan tidak komplit….bro. (Maksudnya apa yaah ?)
- Banyak sekali kekurangan jalur distribusi dari Telkomsel, dan segala kekurangan ini tertutup selama bertahun-tahun karena produk Telkomsel sangat laku, dan kita terlena dengan manisnya uang, coba aja lihat nanti kalau sampai Telkomsel tergeser……Banyak sekali yg harus dibenahi oleh Telkomsel. Intinya dari dulu sampai sekarang pihak Telkomsel/Dealer/Sub Dealer/Reseller semuanya terlena karena uang. Lupa diri Rojerrr ……
- Ada indikasi Dealer melakukan suspend tanpa pemberitahuan lebih dulu kepada RS, menurut kita Aduhhh kejamnya Aduhhh meuni Polontong pisan Juragan Dealer, alasannya untuk menghindari 40% tea…. heuheuheu. Banyak jalan keluar sebetulnya, cuma saja Telkomsel dan Dealer tidak membahas Jalur Damai ini. Malahan semua dealer ingin menyelamatkan diri supaya Rejeki tidak lari …..ohhh manisnya Uang, Dagang tanpa AKHLAK.!!
- Sistem Paket Bundling HandPhone, aduh ada-ada aja pak… kita ini kan pedagang Pulsa dan Perdana, ya iyalaaah kita jadi mabok, dan lagi-lagi Dealer gak mau rugi….hehehehe…ka urang deui…ka urang deui………capekkk dechhhh. Maksudnya apasih….Apakah Telkomsel ingin jualan HP..?
- Perlu Telkomsel ketahui, ada beberapa Dealer yang tidak mampu menjalankan Sosialisasi Program Promo kepada RS nya, dan juga tidak mengikuti perkembangan sistem distribusi RS nya yg sdh sangat jauh lebih canggih dari pada yang dimiliki oleh Dealer. murid lebih pinter drpd GURU…… kita pun mengalaminya…hehehehehehehe………
- Reseller/SD jarang sekali diminta pendapatnya atau usulan-usulannya supaya Dealer dan RS/SD bisa Harmonis.
- Banyak sekali dealer Telkomsel yang merangkap dealer Operator Lain, Hati-hati Telkomsel………! Jangan-jangan kesulitan Branding toko pasti ada kepentingan selingkuhannya juga. Pastilahh 100% kita bisa Buktikan ….!!
Semoga Telkomsel lebih bijaksana terhadap Konsumen dan SD/RS nya. Aminnnnn..
Inilah ulang tahun ke 13 Telkomsel, saya kasih kado Terbaik buat Telkomsel supaya bisa terus menjadi Maket Leader. Untuk temen-temen merasa peduli silahkan posting masalah ini, mungkin saja temen-temen bisa memberikan masukan yang beda dengan kita, maklum kita mah geus Kuno……. Hehehehe……
Terimakasih.
Sumber : http://suarapembaca.com
























June 30th, 2008 at 11:11 am
Aneh! Anda memiliki kinerja penjualan yang bagus tapi malah kena penalti, bukan dianggap prestasi. Jaringan selular ada di mana-mana sampai pelosok, tapi tidak bisa transaksi lintas regional. Jumlah pelanggan (subscriber) bertambah, tapi stok malah dikurangi.
Padahal, jika terjadi gangguan, justru retail yang bersitegang dengan pelanggan, bukan Telkomsel. Jika pulsa tertunda masuk ke nomor pelanggan, bukan Telkomsel yang dirugikan, tapi pedagang dan juga pelanggan.
Rasanya tidak pantas jika retail makin ditekan dengan pembatasan regional.
Keluh kesah jangan diperpanjang. Mari lakukan aksi bersama:
Abaikan pembatasan regional dari Telkomsel!
Jika Anda setuju dengan pesan ini, sebarkan isi pesan ini atau linknya kepada rekan-rekan yang lain.
Salam,
CsVmSuperTEL
June 30th, 2008 at 4:04 pm
Setuju… :). Kayaknya emang Telkomsel sama sekali gak ngerti dgn pembatasan regional, klo memang serius berlaku aturan ini seharusnya kan stock juga selalu tersedia di setiap regional masing2. Dealer bilang “Jawa Barat adalah pengekspor terbesar stock Telkomsel ke seluruh wilayah Indonesia dan Sumatra (BagUt +BagSel) adalah pengimpor terbesar dari wilayah Jawa Barat. Ketika Lintas Regional mulai berlaku, seharusnya ada penumpukan stock di wilayah Sumatra dan Jawa Barat khususnya Sumatra karena mungkin 65% atau lebih RS di wilayah Sumatra melakukan Import besar2an ke wilayah Jawa barat, tapi pada kenyataannya di wilayah Sumbagut pun tidak tersedia beberapa nominal wajib (S5,As5, As10). Jadi “BIG QUESTION” Buat Telkomsel? Sebenarnya ini ada apa? Pembatasan Lintas Regional atau sengaja mematikan komunitas para pemain Server yang selama ini juga sdh berjasa buat Telkomsel karena kami semua yang menjadi ujung tanduk dan menjadikan Telkomsel sebagai Market Leader di Negeri tercinta ini. Mungkin.. sekali lagi mungkin.. Yang kontra dgn kebikakan ini akan mengerti walau harus melalui perdebatan yang panjang Jika Telkomsel dan Dealer2 nya bisa memberikan penjelasan yang sangat pasti dan ada data2 yang sangat akurat dan bisa dipertanggung jawabkan, kenapa aturan ini berlaku dan alasannya? Mungkin disaat Telkomsel memberikan penjelasan, disaat itu juga Telkomsel mengerti bahwa aturan yang dibuat Telkomsel adalah kekeliruan besar, dan baru menyadari bahwa selama ini aturan itu sdh membunuh pelan-pelan retail dari skala kecil - skala besar. Emh.. mudah2an gancang beres weh ieu aturan lintas regional, karunya warung dipayun sok kaseepan stock Panadol gara2 pamaen server loba nu stress..
Haturnuhun..
July 1st, 2008 at 6:04 am
Aneh! Anda memiliki kinerja penjualan yang bagus tapi malah kena penalti, bukan dianggap prestasi. Jaringan selular ada di mana-mana sampai pelosok, tapi tidak bisa transaksi lintas regional. Jumlah pelanggan (subscriber) bertambah, tapi stok malah dikurangi.
Padahal, jika terjadi gangguan, justru retail yang bersitegang dengan pelanggan, bukan Telkomsel. Jika pulsa tertunda masuk ke nomor pelanggan, bukan Telkomsel yang dirugikan, tapi pedagang dan juga pelanggan.
Rasanya tidak pantas jika retail makin ditekan dengan pembatasan regional.
Keluh kesah jangan diperpanjang. Mari lakukan aksi bersama:
Abaikan pembatasan regional dari Telkomsel!
PIHAK TELKOMSEL AKAN TERANCAM BILA TIDAK MEMPERTIMBANGKAN KEBIJAKANNYA Membatasi Region.
KEBIJAKAN TELKOMSEL Terasa DISETIR DEALER-DEALER PEMODAL BESAR
SEHINGGA LUPA KALAU DIRINYA MALAH TERANCAM
KENAPA
Telkomsel Sendiri Yang Sudah Menawarkan Produk
. Sehingga User membelinya. Tapi Ketika User Membutuhkannya JUSTRU TELKOMSEL MEMPERSULIT TIDAK MEMUDAHKAN USER MEMPEROLEH PELAYANAN CONTOH Mau Beli Pulsa gak Ada Karena DIBATASI
KALAU RETAILER DIPERSULIT DALAM MENJUAL PRODUK
Saya Kira RETAILER JUGA BISA MEMPERSULIT TELKOMSEL
Contoh RETAILER SECARA SERENTAK MENAIKKAN HARGA BELI ISI ULANG YANG SANGANT TINGGI SEHINGGA MENGAKIBATKAN PARA USER PRODUK TELKOMSEL KECEWA SEHINGGA BERPINDAH KE PRODUK LAIN.
USER AKAN BILANG DADA…… TELKOMSEEEEELLLL…..!!!
USER MEMBUTUHKAN SETIAP HARI
TAPI TELKOMSEL MENGIRIM STOK SETIAP MINGGU ATAU RETAILER MENGAMBIL STOK SETIAP MINGGU , KALAU SATU HARI DUA HARI HABIS ….! MAKAAAA
USER : Pak Mau Beli Pulsa
RETAILER : HABIS KARENA SAYA TIDAK BOLEH KULAAAAK SEKARANG , Minggu Depan Yaaa
USER : Pulsa dibutuhkan Sekarang Kok Gak Ada, Suruh Nuggu Seminnggu lagi.
RETAILER : dasar Telkomsel, DIJUALKAN harusnya TERIMA KSIH Malah DILARAAANG, hARUSNYA user dilayani cepat MALAH DIKECEWAKAN
ARTINYA USER TIDAK BOLEH MEMBELI DAN MENGGUNAKAN PRODUK SETIAP SAAT , KECEWA KAN
Jika Anda setuju dengan pesan ini, sebarkan isi pesan ini atau linknya kepada rekan-rekan yang lain.
July 1st, 2008 at 4:47 pm
Sabar…. saat ini barang telkomsel lagi susah….
Soalnya:
Telkomsel lagi sibuk nyusun serial number vouchernya, jadi belum sempat ngeluarin barang ke pasaran.
Trus juga masih sibuk nyablonin voucher fisiknya, blom lagi harus beli plastik ke PASAR BARU buat kemasan vouchernya.
Nah, karena hal itu, telkomsel khawatir barang jadi langka di pasaran gara-gara pasokan blom keluar.
Supaya ga terlalu parah, dibatasin deh penjualan lalu lintas antar regional. Maksudnya sih untuk menjaga keseimbangan stok di semua regional….
(tapi menurut bocoran orang-orang yang punya info dari berbagai sumber, semua regional lagi kesulitan barang)….
Dari bocoran itu kita bisa mengetahui bahwa keseimbangan yang diinginkan Telkomsel benar-benar terwujud….
………..Seluruh REGIONAL dalam “kesetimbangan” tidak ada barang………
Pada dasarnya, TELKOMSEL hanya memiliki 1 kepentingan 2 arah:
“kebutuhan end-user terpenuhi”
“Telkomsel meraup keuntungan”
Apakah pelanggan di Maluku membeli pulsa isi ulang di Sukabumi, seharusnya Telkomsel tidak berkepentingan dengan hal itu. Toh pulsa yang terjual adalah pulsa telkomsel bukan pulsa Indosat.
Lalu, koq bisa timbul aturan macam ini?
…………………………..Tak ada asap bila tak ada arang………………………………
Apakah ini ada kaitannya dengan system dan jalur distribusi?
July 2nd, 2008 at 2:10 am
Telkomsel Monopoli, Mari Boikot Coy
July 2nd, 2008 at 2:20 am
nggak usah jualan telkomsel seminggu
July 2nd, 2008 at 10:05 am
Mudah2an ini cuma GOSIP ya… Wah jangan sampai deh berita ini bener…Klo emang Bener mendingan Demo aja yuk Om Kolonel..
INFO dari telkomsel: Telkomsel berencana membuat program pembatasan penjualan cip mkios dengan batasan BTS , jadi nomor disuatu BTS tidak dapat diisi dari BTS lain… jika program ini terealisasi kayaknya Bisnis server pulsa bakal gantung komputer….
July 2nd, 2008 at 1:59 pm
Bayangkan pak bu, saudara2 tercinta kita tuh sebenarnya membantu kalangan bawah tuk memberantas kemiskinan, contoh: banyak yg di PHK ataupun putus sekolah dan tidak mempunyai keahlian, maka muncullah conter2 kecil pinggir jalan, gang2 bahkan sampai anak sekolah/ mahasiswa menjual utk mendapatkan penghasilan tambahn
dikarenakan terhimpitnya kebutuhan ekonomi……..dimanakah hati nurani kalangan atas…..bukankah kita membantu mereka..!!!! sejahterakan mereka …. bahkan bikin buncit tuh TELKOMSEL….
APA kata dunia????!!!!!! mending bumi hanguskan aja TELKOMSEL>>>>saya pribadi ingin gerakan bawah tanah/ bawah kubur sekalipun saya hormati, dimana mereka mencarikan merka pekerjaan utk mereka yg kesusahan
TELKOMSEL dimana hati nurani mu………….!!!! HANCURKAN……..TELKOMSEL…….
Pusing Cell,
Jakarta
July 3rd, 2008 at 3:16 pm
mungkin dah saatnya kita ngeluarin TARING kita. Jangan sampai kita kalah Garang oleh Operator, toh kita yang membesarkan nama mereka., kita dah capek2 begadang semaleman klo gangguan M-Kios…. setiap tetes keringat kita keluarin untuk bangun jaringan Network di daerah.. Yang Untung kan Telkomsel Juga (-…HABIS MANIS SEPAH DIBUANG…-), Percuma bangun BTS di tiap kecamatan klo gak ada yg beli pulsanya.. Klo Telkomsel mau BIJAKSANA, seharusnya setiap pemilik SERVER diundang ke TELKOMSEL, dan TELKOMSEL bilang : “Terimakasih Para Server Pulsa Indonesia, tanpa SERVER PULSA, BTS kami mungkin cuma untuk wadah orang bunuh diri, atau sangkutan Layangan, tapi berkat server setiap pelanggan telkomsel bisa dengan mudah menemukan akses layanan isi ulang yang begitu sederhana dan praktis..,” he..he… memang Negara ini aneh bin ajaib, kita dilarang untuk berprestasi, kita dilarang menghidupkan perekonomian di daerah yang tidak tersentuh oleh Pemerintah, dan kita DIWAJIBKAN MEMBUNUH pelan-pelan retail skala kecil di daerah dgn menekan penjualan stock Lintas Area.. Lucu kan.. disisi lain para petinggi TELKOMSEL sdg asyik2 tidur di ranjang yang empuk dan makan makanan Yg emhhh Lezat.. di ULTAH TELKOMSEL yg ke 13, TELKOMSEL harus semakin biijaksana, dan Ambilah ilmu padi.. Semakin tua semakin merunduk… jangan semakin tua,, semakin congkak…
July 13th, 2008 at 5:05 pm
Waduh2……para pebisnis pulsa kyaknya bingung nih semuanya,Sekedar informasi Alokasi Sekarang d seretin semua….TELKOMSEL……Kejamnya dirimu..!! Seandainya kita para pengusaha telkomsel serentak semua. Ngga jualan Produk Telkomsel selama seminggu mungkin T sel akan Bangkrut. Tapi anak2 server ga mau serentak semuanya….!!! Kita pengusaha server bisa MAKAN kok tanpa TELKOMSEL,memang harus jujur d akui Produk Telkomsel Memang menguntungkan, tapi kalau secara tidak langsung merugikan kita & Agen2 kita Gimana Dong…..!!! Ayo semua teman2 kita berfikir jernih…..kita buat satu wadah server bareng, jangan saling ejek,hina,menjelek2kan meskipun kita dr SISTEM yang berbeda. yang harus kita musuhin adalah Para Provider yang seenaknya bikin Aturan …..untuk wilayah bali nusra, kita sudah komit dengan para teman2 server yang lain. ayooooo kita semua bila perlu semua barang kita Recharge Out Biar kapok sekalian….wong AD Telkomsel juga punya server sendiri kok…!!! Salam Sejahtera Buat teman2 yang lain
Andhy Pulsaplus Denpasar
July 14th, 2008 at 4:21 am
Halah Sama Sama Untung Aja Rame
hehehe
Dasar
Aku pengguna Im3
Telkomsel ya gitu itu
Klo lintas regional di tiadakan
Sapa yg Untung kalian juga untung kan
Yah Indonesia itulah negara kita
LOL
July 17th, 2008 at 2:49 am
Usul aja buat pemain lintasan, kalau ada pembeli telkomsel iklankan produk lain yang memang mau baik ke kita, yg pasti beritahu “Jangan pakai Telkomsel, RESEK! ganti aja operator XXX”
August 1st, 2008 at 1:50 am
Kalo Diliat..orang2 orang atas TELKOMSEL nggak punya sense of Bisnis..juga..mereka cuma tukang ambil keputusan dgn sistem trial and error..Aku cuma kasihan suatu saat market leaderTELKOMSEL akan tergeser..di bunuh bukan dr kurangnya Pemakai..tapi di bunuh dr ujung Tombak Sales yaitu Counter dan Server…Hal ini bisa di lihat dr Kebijakan yang bisa di katakan Ngawur..dengan pembatasan Region..yang ada juga adalah terakhir mematikan tingkat spreading produk yang akan menyusut..dan finalnya adalah produk akan di tinggalkan karena kesulitan utk mendapatkan Pulsa secara mudah..Di era globalisasi..udah nggak zaman adanya pembatasan wilayah…terakhir akan ada kengganan dr Retailer utk memasarkan produk TELKOMSEL..tolong TELKOMSEL ..perhatikan..!!!!!
August 3rd, 2008 at 4:17 pm
Kalo menurutku beda broo…
Kalo menurutku Telkomsel Pinterrrr Ciamikkkkk Pisannnn
Kalo anda di sisi Telkomsel apakah anda akan melakukan hal yg sama,seperti yang di lakukan Telkomsel saat ini??
Telkomsel menciptakan sistem itu sepertinya untuk meratakan penjualan di setiap regional.
Telkomsel memang sombong dia mempunyai barang yang laku..dia jual mahal aja org pasti beli..
Anda demo suruh reseller anda ganti operator selain telkomsel aja,Telkomsel gak kan tutup dan tetap jaya..
Yang harus di pikirkan sekarang bagaimana strateginya supaya kita bisa tetap jualan Telkomsel,dengan aturan2 yg dikeluarkan Telkomsel..
Menurutku mari kita bersatu,saling tukar2an barang Telkomsel,dengan sistem yang tidak kalah..dengan H2H.
Ya sebenarnya harusnya Telkomsel berterima kasih dengan kita pemain server,karena dengan adanya kita pendistribusian voucher Telkomsel itu bisa mencakup daerah2 pinggir yang tidak dijangkau oleh orang2 Telkomsel..
Pesanku..Mari Kita Bersatu Supaya bisa jualan Telkomsel.
November 5th, 2008 at 3:10 am
Telkomsel mestinya melihat ke dunia luar bukan Zamannya lagi regionalisasi. Lah wong sekarang semuannya dah era globalisasi, bukannya era Gombalisasi. Voucher dan elektrik sekarang bisa keliling indonesia aneh masa cutomers mau isi ulang kita tolak. Mungkin Customernya mikir ini pedagang kebanyakan duit sampai nolak2 isi ulang. Padahal Customer datang jauh2 dari Irian misalnya mau komunikasi nggak bisa, padahal masih wilayah Indonesia khan?. Masa Customer mesti isi ulang produk Telkomsel di counter air isi ulang mineral? Tolong diubah pola berfikirnya Telkomsel, Anda bukan lagi Raja Customer sekarang pintar2 koq. Ngapain saya mesti pakai operator yg banyak peraturannya banyak pantangannya. Apa Telkomsel mengandung lemak babi? Dasar Bego bukannya mikir buat bagaimana memperbesar customer base dan ngasih pelayanan pada customer dan para mitra Reseler malah bikin peraturang yg nyeleneh. Kalau memang mau diberlakukan sepenuhnya ngapain pakai kasih jatah 10% ke Dealer kasih aja 0% untuk lintas regional diblokir aja by sistem di Server Telkomsel buakn perkara sulit koq. Yang Haram di Halalin Yg halal diharamin. Kalau mau pakai Hadis nabi tentang Hamer kalau sedikit aja diharamin apalagi yg banyak. Kita sebagai mitra dealer seharusnya menagih janji sama Telkomsel yang bisanya ngatur2 ritual tahunan malam takbiran sama Lebaran Telkomsel selalu ngasih THR pendingan pulsa ke Reseler dah berhasil tapi pulsa nggak masuk ke customer. Kalau telepon ke 116 dengan bicara yg dikemayu2kemayuin kayaknya nggak memahami kita yg stresss diomeli pelanggan yg minta duit kembali. Cs 116 hanya kasih solusi tunggu 1×24 Jam atau tunggu 7×24jam emangnya kiata cowok apaan eh kayak bikin ktp aja nunggu seminggu. Tolong di perhatikan kita2 ini tanpa kita2 lu nggak akan sebesar ini lihat aja kalau pelanggan pada kabur ke operator lain biar nyaho